Adobe Photoshop CS2

Adobe Photoshop CS2 adalah salah satu software dari Adobe System Incorporated. Masih seperti pendahulunya, aplikasi berbasis grafis ini masih mengutamakan kemampuan dalam melakukan image editing. Dengan software ini maka kita akan mampu melakukan pengeditan gambar atau foto, membuat poster, cover majalah, membuat banner website, dan lain sebagainya. Atau bahkan kita dapat membuat seni seperti digital art dan membuat tekstur dalam suatu benda atau karakter 3D.

Sekilas tentang kemampuan-kemampuan baru di Adobe Photoshop CS2:

§ Tambahan pada tools (spot healing brush, red eye, color replacement, dst)

§ Tambahan pada kemampuan transformasi obyek (image warp)

§ Tambahan pada filter galley (vanishing point, dst)

§ Organize layer yang lebih fleksibel

§ Fitur smart object

Bila dilihat, memang seri CS2 ini tak jauh berbeda dibandingkan seri-seri sebelumnya, namun penambahan-penambahan yang diberikan ini sudah cukup membuktikan bahwa software ini merupakan software editing yang powerful dibidangnya.

Berikut ini tampilan workspace default dari Adobe Photoshop CS2:

Workspace

ToolBox

Toolbox digunakan untuk menggambar, memberi warna, memilih, memodifikasi gambar dan serta membuat teks.

Text Box: Beberapa tool memiliki subtombol, yang ditandai dengan segitiga hitam sebelah kanan bawah tool tersebut. Untuk mengaktifkannya klik kanan mouse.

Option Bar




Bar yang terletak dibawah menu bar. Digunakan untuk memilih setting yang akan berubah sesuai dengan tool yang diaktifkan . contohnya pilih Rectangular Marquee, maka akan terlihat seperti gambar diatas.

Navigator panel




Navigator fungsinya untuk melihat tampilan kedudukan workspace kita dalam image serta keduudkan saat sedang zoom in atau out.

Info disini untuk melihat value sebuah warna sesuai dengan color mode yang sedang digunakan, serta koordinat kursor itu berada.

Histogram panel brfungsi untuk melihat tonal dan komposisi warna dari sebuah image.

Color Panel




Color digunakan untuk memilih, mencampur, dan merubah warna foreground maupun background.

Swatches digunakan untuk mengoleksi warna maupun memilih warna-warna yang telah tersedia di library. Masing-masing campuran warna dapat ditambah, dihapus, dan disimpan dengan menu yang ada di menu pada palet swatches.

Style berfungsi untuk memasukkan layer style sesuai dengan apa yang sudah disimpan di library secara otomatis.

History Panel

History digunakan untuk meyimpan status perubahan yang dilakukan pada sebuah gambar, sehingga dapat melakukan koleksi kesalahan(undo). Undo dapat dilakukan satu tahap atau lebih dari serangkaian proses penyuntingan gambar yang telah dilakukan.

Action digunakan untuk merekam serangkaian perintah sehingga dapat mengotomasi pekerjaan dengan mengelompokkan perintah-perintah ke dalam sebuah aksi dan memainkannya. Palet Action juga dapat digunakkan untuk membuat dan mengakses tombol-tombol shortcut.

Status Bar

Berisi informasi ukuran file, ukuran gambar, waktu dan keterangan tool yang sedang aktif.

Layer Panel




Layer digunakan untuk pengaturan komposisi layer, serta mengisi properties style, ataupun blending untuk keperluan editing nantinya.

Channel digunakan untuk melihat komposisi channel untuk image. Dalam palet Channel dapat dilakukan penyimpanan seleksi, pembuatan alpha channels dan menampilkannya.

Path digunakan untuk pengaturan suatu path untuk keperluan editing(membuat,menghapus,mengatur, menduplikasi, dan mengaktifkan path). Path adalah objek yang dibuat dengan serangkai beberapa garis lengkung dan garis lurus dari satu titik ke titik lain.

Text Box: Sekilas layer Sistem ini juga banyak digunakan pada software-software tipe design ataupun animasi. Dalam Photoshop, layer adalah suatu lembaran kerja yang berdiri sendiri. Jika kita melakukan pengeditan pada layer, maka layer yang lain tak akan terganggu. Untuk mengerjakan suatu image, layer ini sangat penting.

0 Comments:

Post a Comment